Dengan mengucapkan "maukah kau menjadi calon istriku?" semua berawal... (bagian ini boong ding... hehehe).
Sejujurnya tidak pernah ada kata eksplisit dari kami untuk jadian. Artinya, kami juga tidak punya tanggal jadian. Walau begitu, hubungan kami tetap berjalan indah tanpa adanya tanggal jadian. Semua berjalan aman dan tentram, meski khalayak ramai dan media pers mendesak kami segera mengumumkan tanggal jadian. Karena kami tidak punya, ya kami pun bungkam seribu bahasa. Jurus "sorry, no comment.. no comment" dikeluarkan berkali-kali.
Namun pada suatu waktu, karena khalayak ramai dan media pers terus menerus bertanya "kapan si jadiannya?" dan mendesak adanya sebuah jawaban, kami berdua pun tidak kuasa untuk tidak memberikan jawaban. Setelah berdiskusi panjang, menimbang berbagai kemungkinan tanggal, kami sepakat menetapkan tanggal 9 Juni 2006 sebagai tanggal jadian. Sejak saat itu, tidak ada bedanya dengan pasangan lain, di tiap bulan, tanggal 9 merupakan momen istimewa bagi kami. Adanya tanggal jadian memberikan warna indah lain dalam hubungan kami.
Lalu kenapa tanggal 9 Juni 2006?
Bila dirunut-runut, memang semua berawal ketika Senat Mahasiswa FEUI 2005/2006 mengadakan perjalanan ke Pulau Dewata, pada 9 Juni 2006. Selain kemeriahan dan kegembiraan acara pembubaran Senat Mahasiswa, kedekatan kami berdua semakin terjalin karena intensnya kami bersama, mengurus kegiatan tersebut sebagai SC (steering committe).
Mengacu pada kondisi itu, kami berpikir tentu akan sangat tepat bila momen itu dijadikan tanggal jadian. Selain itu, kalau jadiannya di Pulau Bali kan keliatan keren gitu. hehehe.. Kami juga jadi bisa pake lagu Kuta Bali-nya Andre Hehanusa jadi OST. Sekaligus jadi perekat berdua.
Kuta Bali
Sejak saat itu
hatiku tak mampu
membayangkan rasa diantara kita
di pasir putih
kau genggam erat tanganku
menatap mentari yang tenggelam
Semua berlalu dibalik khayalku
Kenangan yang indah berdua denganmu
di Kuta Bali kau peluk erat tubuhku
di Kuta Bali cinta kita ...
Bersemi dan tetap akan bersemi
Mewangi dan tetap akan mewangi
Bersama dirimu, walau kini tlah jauh (Depok – Pos Pengumben lumayan jauh loh)
hatiku tak mampu
membayangkan rasa diantara kita
di pasir putih
kau genggam erat tanganku
menatap mentari yang tenggelam
Semua berlalu dibalik khayalku
Kenangan yang indah berdua denganmu
di Kuta Bali kau peluk erat tubuhku
di Kuta Bali cinta kita ...
Bersemi dan tetap akan bersemi
Mewangi dan tetap akan mewangi
Bersama dirimu, walau kini tlah jauh (Depok – Pos Pengumben lumayan jauh loh)
Kasih..suatu saat di Kuta Bali (09-06-2006)
Kereenn kan... Kalau diidentikkan dengan warna, berkat pemilihan tanggal yang tepat, momen jadian kami jadi penuh warna-warna gejreenngg...!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar